memang selama ini aku hanya bersembunyi dibalik rasaku sendiri padamu, entah kenapa aku tak berani mengatakan sepatah duapatah kata yang ingin kuberi tau padamu. aku takut , aku takut jika kamu sudah tau , kamu malah tak mau mengenalku.
ingatkah kamu awal perkenalan dan perjumpaan kita? sejuta kata tak mampu aku lukiskan , menatap senyummu adalah kebahagiaan untukku. menyentuh jemarimu adalah getar-getar cintaku. tapi kenapa mulut ini tetap diam? seakan ada lem yang menempel membuat aku tak bisa membuka mulutku untuk mengatakan bahwa ada rasa aneh yg aku rasakan padamu , bahwa ada rasa takut kalau kamu akan meninggalkanku.
aku mohon , tolong percayalah dan yakinlah pada semua ini. aku tak minta banyak hal, aku hanya ingin kau mengatakan rasa yang sama padaku. aku ingin kau berani mengungkapkanya. aku ingin kau bukan sebagai orang yang memberi harapan harapan kosong !! jika aku tau bahwa kebaikanmu selama ini hanyalah sebuah harapan yang tidak pernah usai, kenapa kau tak bunuh saja aku? kenapa kau biarkan aku menderita karna sebab cintamu? lebih baik hatiku mati dari sekarang daripada sakit terlalu lama.
taukah kamu? hatiku sudah sering sakit dari beberapa orang yang berbeda. mereka memaksa aku menahan sakit itu. apa kau mau memkasaku juga untuk merasakannya? apa kau mau aku terlihat menangis dihadapanmu? sebodoh-bodohnya orang yang pernah sakit hati, dia tidak akan mau jatuh lagi. begitupun aku, daripada kamu pelan-pelan membuat hatiku sakit bahkan mati, lebih baik aku pergi , pergi dari hidupmu juga kenanganmu. terimakasih karna kau pernah memberi cinta walau aku tau itu hanya sebuah harapan yang kurasa , bukan fakta.
